Sabtu, 26 Juni 2010

Jombang Raih Piala Adipura Lima Kali Berturutan

Jombang, Investigasi
Jombang kembali memperoleh penghargaan Piala Adipura sebagai lambang supremasi bidang pengelolaan tata kota, kebersihan dan keindahan lingkungan. Tahun ini merupakan Penghargaan Adipura kali kelima yang diterima secara berturut-turut untuk kategori kota sedang.
Guna memberikan kebanggaan kepada seluruh masyarakat Jombang,
Piala Adipura pun dikirab keliling kota, Rabu (9/8). Dilanjutkan gelar
panggung hiburan, dengan tema Panggung Terima Kasih, di Alun-alun
Kota, sebagai manifestasi terimakasih pemkab kepada seluruh warga dan
eleman masyarakat.
Kirab yang diawali di perbatasan Kabupaten Mojokerto-Kabupaten Jombang, yakni di Mojoagung, berlangsung cukup meriah. Diikuti puluhan kendaraan hias, kesenian rakyat, serta atraksi marchingband.
Piala Adipura sendiri diletakkan di atas mobil terbuka dengan
hiasan kembang warna-warni, ‘dijaga’ sepasang muda-mudi Juara I Guk
dan Yuk Jombang 2009. Tak hanya Piala Adipura asli, di mobil hias
lain, juga tampak dikirab replika Piala Adipura, dengan beberapa kali
lebih besar dari yang asli.
Arak-arakan kirab finis di depan pendapa kabupaten. Selanjutnya Piala Adipura diserahkan kepada Bupati Suyanto, yang bersama Ketua DPRD Bahana Bella Binanda, sudah menunggu di depan pendapa.
Usai menerima Piala Adipura, Bupati Suyanto menyerahkannya
kepada Ketua DPRD Bahana Bella Binanda, sebagai perwakilan masyarakat
Jombang. Selanjutnya, Piala Adipura dibawa Bella dan diletakkan pada
panggung hiburan di alun-alun, tak jauh dari pendapa.
Panggung hiburan juga berlangsung meriah. Selain hiburan musik dengan artis lokal, juga dilakukan penarikan undian door prize bagi peserta kirab. Saat pertama nomor undian ditarik Ny Hj Wiwik Suyanto, ternyata seorang tenaga pasukan kuning mendapatkan hadiah kulkas.
Bupati Drs H Suyanto MMA, dalam sambutan menyampaikan terima
kasih kepada seluruh masyarakat Jombang. "Ini hasil kerja keras pemkab
dengan partisipasi serta dukungan seluruh masyarakat Jombang. Adipura
merupakan keberhasilan kita bersama,” ungkap Suyanto.
Suyanto tak lupa mengingatkan, meski berhasil meraih Adipura,
masih terdapat sekitar 72.000 KK berkategori miskin. Dari jumlah itu
ada 9.800 rumah tidak layak huni. Kemudian, 1.900 KK masuk kategori
sangat miskin. “Ini tantangan kita. Mereka harus kita entaskan,” kata
Suyanto. (sun)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar